faktor keberuntungan

Jaya SetiabudiAda film bagus yg patut ditonton, judulnya HITCH, dimainkan oleh Will Smith. Film ini bercerita tentang seorang lelaki yg tulus, tapi agak gemuk dan berpenampilan sangat sederhana.

Nah dia naksir cewek ngetop, kaya, cantik, baik lagi. Karena dia gak PEDE, dia minta tolong si ‘HITCH’ untuk ‘njomblangin’. Hitch sendiri hanya akan menolong ‘client’nya jika client tersebut benar-benar cinta, bukan untuk “take advantage”. HITCH tidak melakukan guna-guna, semuanya ilmiah.

Apa yang dilakukan Hitch? Hitch akan mempelajari semua hal tentang si cewek sasaran tersebut seperti, hobi, kebiasaan, tempat nongkrong, hal-hal yang disukai, juga yang dibenci. Kemudian Hitch ‘mencari peluang’ bagi si cowok untuk bisa ketemu, berkenalan kemudian berkencan dan jadi!

Di sisi yang lain Hitch menggodok ‘persiapan’ si cowok agar saat pertemuan tidak mengacaukan suasana. Misalnya: pada saat berkencan, fokus pada apa yang si cewek bicarakan. Listen and Respon!

Hitch tak mau disebut “Merekayasa Cinta” dia menyebutnya “CREATE OPPORTUNITY” atau menCIPTAkan PELUANG.

Makna dari film tersebut: Jodoh adalah saat kita ketemu, kalo gak dikejar, kapan dapatnya? Sama seperti bisnis. Jelas-jelas di depan mata kita Rezeki Bersliweran. Tapi jika kita tidak JEMPUT, ya jangan harap dapat.

LUCK = PREPARATION + OPPORTUNITY

Preparation (persiapan) adalah sesuatu yg kita tanam sebelumnya, baik knowledge/keilmuan, kredibilitas, juga skill/ketrampilan.

Peluang sering datang tanpa kita minta. Tapi jika kita tidak punya persiapan (ketrampilan untuk menangkapnya), maka sia-sia juga.

Tapi semua ada solusinya. Jika kita tidak memiliki persiapan untuk menangkap peluang tersebut, kita bisa berMITRA dengan orang yang SIAP. Misalnya kita dapat peluang menggarap proyek renovasi gedung sebesar 1milyar, padahal kita sendiri tidak punya pengalaman sebagai kontraktor.

Bisa gak kita tangkap? Tentu Bisa ! Kita cari orang yang pandai di bidang tersebut, ajak bermitra dengan kita. Tapi kesiapan modal tidak ada?! Cari orang yang siap modal. Nah bagaimana jika kita sudah punya persiapan, tapi gak ketemu peluang? Ya kita CARI ATAU CIPTAKAN!

“Cari Jalannya! Jika buntu, Ciptakan!”

Kuncinya ULET & KREATIF. Bukankah “demand” atau “kebutuhan” bisa kita ciptakan? Dulu orang tidak berfikir minum air semahal bensin. Tapi terjadi juga!

Nah, kesimpulannya LUCK atau KEBERUNTUNGAN bisa diciptakan, jika kita mau!

“Seringkali pintu keberuntungan tertutup, Anda harus mengetuk, mengetuk-ngetuk, dan mengetuk terus sampai pintu itu terbuka”

Kami dalam menjalan usaha Kios Pulsa Indonesia juga melakukan pendekatan yang relative sama, bagaimana caranya kita beruntung. Tapi tidak dengan menunggu saja.

Similar Posts